Showing posts with label Arduino. Show all posts
Showing posts with label Arduino. Show all posts

Monday, March 21, 2016

Tutorial : Arduino Shield XBee

YOOOOOOO!!!!

kebagian kedua, setelah sebelumnya kita bahas tentang pengaturan awal XBee tanpa menggunakan shield, sekarang kita lanjut aja ya

Xbee adalah . . .

Xbee yang kita bahas di sini adalah Xbee versi 2, Xbee adalah modul bluetooth 2,4 GHz yang beroperasi pada protokol Zigbee (protokol yang dibangun diatas 802.15.4). Nah klo yang v1 beda protokolnya yang dipake.


kita bakal pake cara yang berbeda dengan kmaren, biar kerasa aja bedanya hahha

oke FIRST

install XCTU dimari terus pilih Diagnostics, Utilities and MIBs section     KHUSUS WINDOWS !!
run si softwarenya ntar aja yah,

lanjut ke step KEDUA

upload sketch dasar ke arduino (shield+xbee jangan di tandem dulu)

Bare Minimum Arduino Sketch:
1
2
3
4
5
6
7
void setup() {

}

void loop() {
  
}

KETIGA

nah abis dilepas dari catu dayanya (dari kabel USB), baru deh dipasang shiel+XBeenya.
di bagian shield ada switch kecil gitu kaya gambar di bawah

pokoknya geser ke mode USB, klo mau setup awal yah. fungsinyabiar computer bisa komunikasi sama modul XBeenya.

KEEMPAT

colokin ke komputer, terus buka XCTU


klik tombol TEST / QUERY buat cek komunikasi, ntar muncul jendela gitu, ada tulisan OK - nya

KELIMA

dari Tab PC Setting pindah ke Modem Configuration. ntar bakal muncul beginian klo diklik read


loh ga ada ? woles

KEENAM'

jenis modem yang kita pake (test / query) kan kaya gini



ternyata kita kudu download firmware jadulnya, balik lagi ke site-nya terus klik FTP ato klik aja dimari




tinggal pilih yang sesuai download deh



abis itu balik lagi ke Tab Modem Configuration, pilih tombol Download > File > cari file tadi > OK
klo udah klik lagi tombol Read, bakal muncul beginian








 sumber

Tutorial : Arduino dan Xbee V2

wirelees communication atau komunikasi nirkabel menjadi sangat populer dalam 10 tahun ini. Dan yang paling populer untuk Arduino adalah Xbee, entah apa alasannya, yang jelas hal ini mendasari xbee untuk membuat shield sendiri untuk Arduino (Uno).

Bagian pertama ini pengaturan dilakukan  tanpa menggunakan shield.

Xbee adalah . . .

Xbee yang kita bahas di sini adalah Xbee versi 2, Xbee adalah modul bluetooth 2,4 GHz yang beroperasi pada protokol Zigbee (protokol yang dibangun diatas 802.15.4). Nah klo yang v1 beda protokolnya yang dipake.

Xbee S2 dapat mengimplementasikan mesh networking, jadi bisa berperan sebagai Coordinator, Router maupun End-Device. tinggal setting-setting.

Untuk melakukan setting pada Xbee, dibutuhkan Xbee adapter, yaitu suatu adapter yang berisi chip converter FTDI to serial untuk mengupload firmware pada Xbee. Xbee ini unik karena memliki ukuran pin yang tidak biasa, sehingga memerlukan breakout board untuk dapat mengoperasikannya pada breadboard pada umumnya.



gunakan tegangan 3,3 Volt !

Langkah pertama 

melakukan setting pada Xbee.
setting firmware pada Xbee , 1 sebagai Coordinator dengan mode API, 1 lagi sebagai router dengan mode AT. Untuk mengupdate firmware pada Xbee digunakan program dari Digi yang bernama X-CTU. Program ini dapat diunduh secara gratis dari website Digi




API (Xbee 1)



router (Xbee 2)

Lanjut ke rangkaian.

    

sketch untuk Arduino Mega

void setup(){
  Serial3.begin(9600);
}

void loop(){
  Serial3.print("on");
  delay(500);
  Serial3.print("off");
  delay(500);
}

sketch untuk Arduino Uno

int LED = 11;
int debugLED = 13;

void setup() {
  pinMode(LED,OUTPUT);
  pinMode(debugLED,OUTPUT);
  Serial.begin(9600);
}

void loop() {
  // make sure everything we need is in the buffer
  if (Serial.available() >= 21) {
    // look for the start byte
    if (Serial.read() == 0x7E) {
      //blink debug LED to indicate when data is received
      digitalWrite(debugLED, HIGH);
      delay(10); 
      digitalWrite(debugLED, LOW);
      // read the variables that we're not using out of the buffer
      for (int i = 0; i<20; i++) {
        byte discard = Serial.read();
      }
      char pertama = Serial.read();
      char kedua = Serial.read();
      char ketiga = Serial.read();
      if((pertama == 'o') && (kedua == 'n')){
        digitalWrite(LED, HIGH);
      }
      else if((pertama == 'o') && (kedua == 'f') && (ketiga == 'f')){
        digitalWrite(LED, LOW);
      }
    }
  }
}

klo kurang jelas bisa liat di sumber hehehe

terus gimana cara pake shield Xbee, di postingan selanjutnya ya

terimakasih :D




Saturday, March 19, 2016

Tentang Arduino : Bootloader

Tentang Arduino : Bootloader

bootloader adalah ...

Sampe sekarang saya masih kagum sama yang bikin Arduino, salah satunya adalah sistem bootloader ini. gimana enggak? bootloader ini gratis loh, dan dasar dari arduino, board opensource (yang artinya tidak mengejarkan keuntungan semata) yang diulik oleh banyak orang. jadi apa itu bootloader?

Bootloader adalah program kecil yang dieksekusi sesaat setelah mikrokontroler diberi catu daya. Bootloader ini berfungsi sebagai pemonitor aktifitas yang diinginkan oleh arduino. Jika dalam IDE terdapat file hasil kompilasi yang akan diupload, bootloader secara otomatis menyambutnya untuk disimpan dalam memori program. Jika pada saat awal mikrokontroler bekerja, bootloader akan mengeksekusi program aplikasi yang telah diupload sebelumnya. Jika IDE hendak mengupload program baru, bootloader seketika menghentikan eksekusi program berganti menerima data program untuk selanjutnya diprogramkan dalam memori program mikrokontroler. 

selain itu 

berfungsi untuk mengupload (memprogram flash) secara serial dengan menggunakan protokol serial RS232. Hal ini awalnya untuk membuat mudah para pengguna didalam mengupload hasil kompilasi dalam IDE arduino. Oleh karena itu mengapa pada umumnya board arduino aslinya disisipkan piranti untuk mengubah USB ke serial, sehingga menjadi sangat sederhana tinggal menancapkan board arduino ke saluran USB komputer. sumber

pada Arduino, bootloader ini memerlukan space memory, yang berakibat mengurangi jumlah memory yang tersedia.

kesimpulannya, karena ada bootloader ini, kita ga perlu lagi yang namanya perangkat downloader lagi...tinggal colok langsung ke komputer hahaha
Tentang Arduino : Arduino dengan CH340 dan FT232

Tentang Arduino : Arduino dengan CH340 dan FT232

CH340 Arduino adalah . . .

Udah pada tahu kan klo Arduino Genuine cukup menguras kantong dibandingkan dengan yang versi clone atau kompatibel?

makanya banyak yang memilih versi kompatibel ini hahaha

ternyata ada beberapa permasalah yang sering menimpa versi clone, atau klo di search di Google jadi kata ajaib :

Kekurangan Arduino clone atau Kelemahan Arduino clone

sebenernya ga fatal-fatal amat sih yah kekurangannya, tapi yang paling sering terjadi sih yaitu gagal unggah atau upload sketch. Kenapa hal ini bisa terjadi?

hal ini berdasarkan fakta dilapangan bahwa untuk mengurangi biaya produksi, Arduino clone menggunakan chip CH340, IC ini digunakan untuk komunikasi USB sama komputer.

Untuk itu, bagi para pengguna Arduino, sebaiknya kalian menginstall driver IC CH340 ini terlebih dahulu biar proses upload lancar jaya.

ada juga yang pake IC yang agak mahalan dikit biasanya pake FT232, chip ini adalah chip FTDI. Beberapa board yang memerlukan perangkat USB to UART sih biasanya pake ini. drivernya bisa diinstall disini

cara install masih normal yah, ektrak > run > install > udah deh

hampir semua Arduino kompatibel dengan IC SMD mengalami hal ini kecuali Mega, alasannya karena mereka mengunakan 2 IC yang telah disebutkan di atas. IC > Integrated Circuit.


Monday, March 7, 2016

Teknik Elektro ( Arus Kuat ) - Pembangkit Listrik Mikro Hidro

Teknik Elektro ( Arus Kuat ) - Pembangkit Listrik Mikro Hidro

halooo...
Berhubung blog ini tentang elektronika atau elektro arus lemah, saya mau nyimpang dikit yah ke elektro arus kuat, khususnya PLTMH. ini nih PLT yang sedang digalakan di Indonesia Raya ini karena banyaknya sungai-sungai kecil yang tersebar.

Mikro Hidro adalah . . .

Jadi tadi sempat main ke daerah Cihanjuang, Jawa Barat di sana ada perusahaan yang nyediain alat-alat mengenai Pembangkit Listrik  Tenaga Mikro Hidro, terus ya nanya nanya dikit deh. Ternyata prinsipnya ya gitu-gitu aja, intinya kita muterin generator/turbin yang pada akhirnya menghasilkan listrik. Bedanya adalah yang menggerakan turbin ini adalah air dari aliran sungai dengan debit yang kecil.

Listrik dari Generator gak langsung gitu aja disebar ke rumah rumah, tapi di "kendalikan", nah di sinilah fungsinya Teknik Elektronika.

Keluaran akhirnya pokonya jadi Tegangan Jala-Jala 220V, sesuai standard PLN..

sekedar info yah, misalnya kita mampu menghasilkan listrik, katakanlah 20MWatt, kita ga boleh ngejual ke perusahaan lain selain PLN, kecuali dapet izin khusus dari Menteri/Presiden.

Mau bikin PLTMH sendiri?

Banyak penjelasan yang tersebar di internet tentang gimana cara bikin Pembangkit Listrik Mikrohidro, cuman gara-gara panjang banget saya agak males bacanya hahaha.
intinya sih gini.

Pertama. kalian siapin generator/turbin yang nanti akan menghasilkan listrik. Generatornya sih klo mau yang enak beli yang udah sepaket sama pengendalinya, jadi keluarannya udah stabil 220Volt. Harganya? <10juta kalian bisa dapet yang 600 Watt.

Kedua. cari sungai yang terus mengalir, klo bisa sih yang debitnya gedean yah. Disini adalah yang paling susah sebenernya. Kalian harus bikin konstruksi bendungan, fungsinya agar si air ini tenang dan debitnya stabil.

Ketiga. lewatin air yang udah stabil tadi buat muterin generator itu. Voila! jadi deh. Sisanya tinggal wiring, buat dibagiin ke warga sekitar.


Mikro hidro ini menggunakan prinsip energi potensial air yang jatuh. Jadi syarat pertama adalah ketinggian yang diperlukan, biasanya minimal ketinggian adalah 3meter. dari situ kalian masih bisa menghasilkan berkilo-kilo Watt listrik, dengan syarat : Debit airnya mencukupi.
Untuk menjaga kedua syarat itu biasanya akan muncul dampak sosialnya nih, Air kan bukan kita doang yang make, biasanya masalah utamanya adalah bagi penggunaan air untuk irigasi. jadi bijak-bijaklah menggunakan air.

ada lagi bangunan biat si generatornya dan alat lainnya ga keujanan, jadi harus disiapin juga.

dan lain-lain dan lain-lain.

Oh iya, agak mau menghasut nih, sebenernya ketika kalian ingin membangun PLTMH kalian juga bisa mempersiapkan orang-orang untuk memberikan pelatihan dan meyakinkan orang-orang untuk mulai berpindah dari yang menanam padi menjadi jagung ataupun berkebun organik, selain untuk menaikkan ekonomi masyarakat, kita ga perlu lagi bergantung kepada PLN untuk masalah listrik karena kita tau, padi membutuhkan air yang sangat banyak. Memang ga gampang, tapi saya rasa ini salah satu cara memajukan bangsa kita. Hal yang perlu diperhatikan lagi adalah jangan meninggalkan masyarakat ini sebelum masyarakat siap untuk dilepas sepenuhnya. :D

sekian dari saya, terimaksih telah membaca :))

Sunday, March 6, 2016

Bikin Wiring Arduino atau Jalur Kabel Arduino dengan Fritzing

gimana cara bikin wiring Arduino yang keren sih ?
ah lumayan banyak yang nanya beginian ternyata, so kita langsung aja yah

Fritzing

sumpah ini aplikasi keren banget secara peripheral, cailah.
kalian ga perlu cape-cape bikin di corel buat nge-wiring indah biar tampak keren di web.

Intro.

jadi gini yah. Fritzing tu gunanya biar pembagi ilmu lebih semangat menyebarkan ilmunya. secara bisa memperindah wiring sebuah rangkaian gituloh. contohnya di bawah



keren kan?

cara pakenya gampang. tinggal drag and drop terus routing deh. and Voila! jadi.

bisa cari tutorial singkatnya di youtube tinggal pilih di mari

oh iya, installnya juga gampang, tinggal download, unzip, install, dan jalankan,

selamat berjuang.

terimakasih loh udah baca :))

Tentang Arduino : Perbedaan Arduino Uno , Mega , Nano , Pro Mini, Micro

Tentang Arduino : Perbedaan Arduino Uno , Mega , Nano , Pro Mini, Micro

Arduino yang cocok buat pelajar ato mahasiswa kira kira apa ya?

Dari empat macam Arduino yang sering digunakan, kira kira apa ya bedanya?

Secara garis besar sihh.. yang paling umum dan enak buat dipelajari pengguna awam/pemula adalah Arduino Uno. Kenapa ya?hmmm.

Jenis IC
Semuanya menggunakan IC jenis SMD (Surface-Mount Device) kecuali Uno yang punya dua jenis (SMD dan DIP). Keuntungan penggunaan DIP adalah mudah untuk diganti, sedangkan SMD memperingkas dimensi.


Kabel. 
Uno dan Mega pakenya USB (yang kotak). Nah, klo Pro mini dia harus pake kabel FTDI karena ga ada port USB-nya. Ard Nano dan Micro beda lagi, Nano pakenya kabel mini USB (kabel buat hardisk eksternal) dan Micro pakenya micro USB (kabel casan HP).
Uno dan Mega bisa dapet daya dari luar (jack item). Nano sama Micro juga bisa, tapi jack-nya ga ada. Klo Pro mini negative sir..

>    Ekstra
>    untuk beberapa kasus koneksi (gagal upload) bisa dikarenakan chip FTDI, biasanya FT232, memerlukan driver tambahan, jadi board ga bisa langsung pakai, ada di pembahasan selanjutnya.

Port tegangan 3.3V
ini lumayan penting buat jadi bahan pertimbangan buat milih board Ard. soalnya kebanyakan sensor butuh daya dengan Tegangan Masukan 3.3V.
Semuanya on board alias punya kecuali si Mini. ok clear.

Arus
ini juga harus hati-hati. kebanyak sekarang udah beralih ke arus maksimum 20mA. ngaruhnya ke apa? ntar yah otak si Arduino ini kepanasan, jebol deh. inget yah ini adalah arus maksimal per port.
buat Uno sama Mega masih ngasih 40mA sampe saat ini.

Shield
buat tukang ngoprek, yg dapet shield (yang umum di pasaran) cuma Uno dan Mega saja. Apa itu shield? shield itu semacam board yg bisa menambah fungsi board arduino dasar dengan sangat amat mudah. tinggal pasang, program, dan jalankan. keren kan?

Dimensi
Nah, ini adalah bagian paling kentara. Mega paling bongsor, Uno rada kecil, Mini, Micro, terus Nano.
Ngaruhnya apa? biasanya sih ini ntar pas kalian ngedesain prototype atau purwarupa, klo pingin yg simple ya pilih yg kecil kan?

Kesimpulan
Untuk level belajar sketching/programming, saya lebih condong untuk menyarankan penggunaan Uno DIP, selain banyak versi kompatibel (clone) dipasaran (harga miring :p) tidak perlu pengaturan rumit. tapi kalo perlu ke banyak perangkat modular tambahan (LCD+sensor-sensor) bisa lempar ke Mega.

Untuk versi pengembangan ke bentuk proyek, saya lebih memilih Nano untuk dimensi kecil dan Mega untuk yang lebih besar.

segitu dulu yah.
makasih loh dah baca hahahha :))

klo pingin yang lebih jelas bisa klik di sini
buat yang pingin tau apa itu arduino bisa klik di sini